Welcome Bro Sandi...

Oleh: Abdillah Fauzan Arief, S.Pd

Assalamu'alaikum sahabat. Dua hari cerita pilpres terus tidak siap-siap karena memang ada panggilan untuk menjadi capres dan cawapres. Sampaipun tadi malam. Dua orang kandidat akhirnyo final maju ke pilpres 2019. Ada Prabowo dan Joko Widodo. Duo orang yang sama-sama dikenal baik dimata masyarakat.
Selamat datang, Bro Sandi ...
Duo calon ni, samo-samo membuat orang takojut. Mengapo? Bayangkan orang bapak lah ... Kandidat pasangannya itu duo2nyo mengojutkan. Talobih orang Pak Jokowi. Tibo dipilihnyo Pak Ma'ruf Amin adapun orang-orang yang terpisahkan yang dipilihnyo itu Pak Mahfud MD. Sedangkan di kubu Prabowo jugo ada tekojut jugo bangun mendongar beritanyo. Ternyata Bang Sandiaga Salahuddin Uno yg terpilih jadi dia bisa ikut pilpres nanti.

Alhamdulillah jugo tadi malam PAN sudah menontukan sikap. PAN berlabuh ke kubu orang Pak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Malam itu pas konpres pun Pak ZulHas pecah pas disamping Pak Prabowo. Mudah-mudahan ini langkah yg baik dan di ridhoi Allah swt, amiin.

Gatal rasonyo tangan bangun tak mambahas ini di fb. Mengingat botul2 kojutan lah yg dikasih duo orang emisi ni.

Dari awal: orang Bapak menonton TvOne atau Inews (sayo lebih mendidik orang lain dari tv berita lain), pasti orang lain orang yang tampil paling mukonyo tu paling cuma 3 orang paksa ni. Cak Imin, Mahfud MD, atau Tuan Guru Bajang. Namun mungkin berbagai aspek dan pertimbangan tigo namo ni terslaim oleh namo Pak Ma'ruf Amin.

Tapi begitulah politik. Suko tak suko semuoempat harus dengar. Di kubu Pak Prabowo sendiri. Zulkifli Hasan adalah salah satu orang yang berbesar hati mengizinkan Sandiaga Uno maju berpasangan dengan Prabowo Subianto. PAN dengan tangan terbuka memungkinkan perahu untuk bisa mencukupkan kursi untuk membatasi pencalonan Presiden bagi Prabowo dan Sandi.

Sandiaga Uno sendiri adalah pengusaha dan menempati jabatan terakhir sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta bersama Anis Rasyid Baswedan. Kemarin sudah perpisahan dengan Pak Anis. Mudah-mudahan pengganti Sandi bisa sinkron dengan Bapak Anis. Sandi selama menjabat dikenal cukup kreatif dan inovatif seperti ketika Sandi ke Brebes untuk memastikan pasokan telur dan bawang ke Jakarta agar harga stabil. Lalu sosok Sandi dikenal juga sebagai sosok dermawan yg menyumbangkan seluruh gajinya kepada Badan Amil Zakat dan Shodaqoh Jakarta (BAZIS DKI). Sandi juga dikenal aktif didunia pendidikan salah satunya yaitu anggota Badan Harian Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Banyak lagi sebotulnyo nang bisa diceritokan pasal Pak Sandi ni. Tapi begitupun biar masyarakat menilai pribadinyo. Insya Allah PAN percaya dua orang ini bisa amanah, bisa menjadi pemimpin berikutnyo dimasa yg akan datang.

Sekali lagi, duo pasang sudah tabontuk. Kalau orang Bapak suko samo satu pasang pilih jugo partai-partai yang mengusungnyo.

Kalau Bapak suko orang Pak Prabowo dan Sandiaga Uno, orang bapak pilihla PAN (No.12), Gerindra atau PKS.

Kalau suko pulak Bapak samo orang Pak Jokowi pilih bapak lah baya ado PDIP, Nasdem, Golkar, PSI, PKB, PPP, Perindo, PKP.

Jadi kalo partai pengusungnyo monang, monang pulak lah calonnyo. Karono sekaligus pemilihan tahun mukak ni pak. Kalo partainyo kalah, macam mano ondak monang paslonnyo.

Nah begitu sajo lah dari sayo hari ni. Mudah-mudahan Sandiaga amanah kedepannya. Menjaga NKRI menjaga Kebhinekaan dan lebih penting lagi menjaga Ummat. Amiin ya Rabbal 'Alamiin.

Assalamu'alaikum wr wb.
Abdillah Fauzan Arief, S.Pd
Caleg No Urut 5, Dapil Datuk Bandar - Datuk Bandar Timur, Partai Amanat Nasional, Kota Tanjungbalai.

Comments

Popular posts from this blog

TENGKU MUZAKKIR MANAF Bicara Tentang Prabowo Subianto

Rezim Tidak mau dipeluk, ya digebuk!!

Pilpres 2019 kita buktikan orang Sulawesi milih Haji Sandiaga Uno